BenerinPC

How-to, Tips-tricks, and more!

Cara Mengoptimalkan Performa Google Chrome

Google Chrome merupakan salah satu web browser terbaik yang ada saat ini. Namun bukan rahasia lagi jika browser ini terbilang 'rakus' memori dan sering mengakibatkan penurunan performa komputer saat berinternet. Tentu saja hal tersebut sangatlah mengganggu. Untuk itu, berikut ini adalah cara mengoptimalkan perforam Google Chrome yang bisa anda coba.

Cara Mengoptimalkan Performa Google Chrome

1) Cek Tabulasi yang mengkonsumsi banyak memori, lalu tutup

Anda bisa mengetahui Tab mana yang mengkonsumsi banyak memori dengan menggunakan Windows Task Manager. Selain itu, anda juga bisa menggunakan Task Manager bawaan Google Chrome. Cara mengaksesnya: Menu > More Tools > Task Manager. Setelah itu pilih tab nya, lalu klik End process.
Cek Tabulasi yang mengkonsumsi banyak memori, lalu tutup
Google Chrome Task Manager

2) Gunakan ekstensi untuk mengatur dan mengelola tabulasi Google Chrome

Ada beberapa ekstensi yang bisa anda gunakan untuk mengoptimalkan tabulasi Google Chrome. Seperti misalnya The Great SuspenderOneTabTabMemFreeTabWrengler, dsb. Saya pribadi mengganjurkan anda untuk menggunakan OneTab. Namun tidak masalah jika anda ingin menggunakan ektensi yang lain.

3) Matikan ekstensi yang tidak anda perlukan 

Setiap ekstensi yang anda install akan membuat Google Chrome semakin banyak mengkonsumsi memori yang ada. Untuk itu jika anda memasang beberapa ekstensi dan bukan hal yang begitu diperlukan, ada baiknya dinonaktifkan.

Untuk mematikan ekstensi tersebut, anda bisa mengakses Menu > More Tools > Extentions. Lalu hilangkan tanda centang untuk mematikan ekstensi tersebut.

Matikan ekstensi yang tidak anda perlukan
Tips: Anda juga mengganti tema yang anda gunakan ke tema bawaan Google Chrome untuk menghemat memori.

4) Gunakan Text Mode atau Read Mode

Jika anda tidak terlalu mementingkan gambar anda bisa menggunakan ekstensi Text Mode untuk menghemat memori dan tentu saja kuota. Text Mode dapat anda download melalui Chrome Web Store.

Read Mode hampir mirip dengan Text Mode. Bedanya ekstensi ini tetap memunculkan gambar namun membuat Chrome hanya memuat data dan source code penting saja. Sehingga tampilan website yang anda tuju jadi minimalis dan hemat daya.

5) Reset Google Chrome

Langkah terakhir yang bisa anda lakukan adalah me-reset Google Chrome. Perlu anda ketahui melakukan reset akan mengakibatkan beberapa hal, diantarany:
  • Mesin telusur akan otomatis di set ke Google.com
  • Homepage dan Tab anda akan ikut ter-reset
  • Setting yang anda buat akan ikut terhapus
  • Tab yang anda sematkan akan terhapus (Pinned Tab)
  • Semua Cookies dan data dari situs tertentu akan ikut terhapus
  • Semua ekstensi dan tema anda akan dinonaktifkan (tidak dihapus)
Cara untuk melakukan reset Google Chrome sebagai berikut:

1) Klik Menu yang ada di pojok kanan atas, lalu klik Settings
2) Pada bagian terbawah halaman Settings, klik Show Advanced Settings
Show Advanced Settings
Show Advanced Settings
3) Setelah itu scroll ke bawah dan klik Reset Settings > klik Reset. Tunggu beberapa saat sampai proses selesai.
Reset Settings
Reset Settings
Tips: Anda bisa menggunakan Google Cleanup Tool untuk membersihkan brower anda. Fungsinya mirip dengan fungsi Reset Settings.

Penutup

Itulah beberapa cara mengoptimalkan performa Google Chrome. Anda juga bisa membaca artikel ini untuk mengetahui jika ada masalah lain yang mengakibatkan komputer anda lemot.